Wali Kota Tanjung balai Sumatera Utara Mahyaruddin Salim secara resmi melantik Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (DPD LASQI) Kota Tanjung balai masa bakti 2026–2030 di Aula Sutrisno Hadi, Kantor Wali Kota Palu, Rabu (9/9/2026).
Dalam pelantikan tersebut sebagai Ketua DPD LASQI Kota Tanjungbalai Rizlan Nasution, Sekretaris Evi Julita Sambas dan Bendahara Imran Simangunsong.
Dalam sambutannya usai pelantikan, Ketua Rizlan Nasution menyampaikan rasa syukurnya atas amanah yang diberikan dan memohon dukungan serta bimbingan dalam mengemban tugas barunya.
“Ini baru bagi saya, mohon bimbingan untuk memimpin LASQI Kota Tanjung balai. Kita pengurus tidak dapat bekerja sendiri, maka saya sangat mengharapkan partisipasi dan dukungan penuh dari semua pihak, baik dari Pemerintah Kota Tanjung balai maupun elemen masyarakat lainnya,” ucapnya.
Ketua Rizlan juga menyampaikan harapannya agar segera terbentuk Dewan Pimpinan Cabang (DPC) LASQI di seluruh kecamatan se Tanjung balai agar program kerja dapat dijalankan secara kolektif dan optimal.
“Saya berharap pengurus dapat membangun komunikasi yang intensif dengan saya agar roda organisasi berjalan selaras dan penuh tanggung jawab,” lanjut ketua.
Sementara itu, Wakil Ketua Harian II mewakili Ketua DPW LASQI Provinsi Sumut Zainal Arifin dalam sambutannya menegaskan bahwa LASQI adalah organisasi dakwah yang membungkus pesan-pesan keagamaan dalam seni.
“LASQI memiliki tiga dimensi: sebagai tatanan dalam kehidupan masyarakat, sebagai tontonan yang mendidik, dan sebagai tuntunan bagi umat,” jelasnya.
Ia pun berharap agar kepengurusan LASQI Kota Tanjung balai yang baru ini bisa menjadi pionir dalam pengembangan dakwah berbasis seni di Kota Tanjung balai, termasuk dengan menyelenggarakan event-event LASQI yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Wali Kota Tanjung balai Mahyaruddin Salim dalam arahannya menekankan pentingnya komunikasi dan kerja kolektif dalam menjalankan organisasi.
Wali kota mengapresiasi semangat Ketua DPD LASQI Kota Tanjung balai yang baru dan meyakini bahwa organisasi ini akan berjalan dengan baik.
"LASQI memiliki peran penting dalam mengembangkan qasidah sebagai seni budaya bernuansa islami. Melalui seni qasidah, kita dapat menyampaikan pesan-pesan keagamaan, akhlak, persaudaraan dan nilai-nilai kebaikan. Terlebih di tengah perkembangan zaman, lasqi diharapkan dapat menjadi wadah yang positif bagi pembinaan karakter dan pengembangan bakat generasi muda," jelas Wali Kota.
Saya berharap LASQI Kota Tanjung balai terus melakukan pembinaan secara berkesinambungan, memberikan ruang kepada anak anak dan generasi muda untuk berkarya, serta turut melestarikan seni dan budaya islami di Kota tanjung balai.
Untuk itu, saya mengajak LASQI untuk terus membangun kolaborasi dengan Pemerintah Kota Tanjung balai, lembaga keagamaan, sekolah, pesantren, organisasi masyarakat dan berbagai pihak lainnya, sehingga kegiatan pembinaan dan pengembangan seni qasidah dapat semakin luas dan memberikan manfaat bagi masyarakat, ucap Mahyaruddin
Mahyarudin juga menyampaikan harapannya agar LASQI mampu memberikan kontribusi nyata dalam membentuk masyarakat yang religius, berbudaya dan berkarakter, sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi tanjung balai emas (elok, maju, agamais dan sejahtera).
Dengan pelantikan ini, diharapkan DPD LASQI Kota Tanjung balai dapat berkembang menjadi organisasi yang kuat dan berkontribusi nyata dalam membina generasi muda melalui seni Islami yang edukatif dan penuh nilai dakwah, pungkas Wali Kota Mahyaruddin Salim. (Yus)


